<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vektor - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/vektor/</link><description>Vektor - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 18:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/vektor/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Pergeseran yang Punya Alamat: Menggambar Vektor pada Bidang Koordinat dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-vektor-bidang-koordinat/</link><pubDate>Tue, 03 Nov 2026 18:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-vektor-bidang-koordinat/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Kemarin sore, sebelum bel pulau terakhir berbunyi, seorang siswa di kelas VIII bertanya sambil menunjuk bukunya, &ldquo;Pak, ini kan cuma pindah tempat. Kenapa harus ditulis pakai kurung seperti itu?&rdquo; Ia sedang menatap penulisan $\begin{pmatrix}3\2\end{pmatrix}$ di contoh soal pergeseran titik. Pertanyaan itu membuat saya berhenti sejenak. Karena memang benar — bagi siswa, pergeseran adalah gerakan, bukan pasangan angka. Dan justru di sinilah vektor sebenarnya lahir: sebagai cara memberi alamat pada sebuah pergeseran.</p>]]></description></item></channel></rss>