<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trigonometri - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/trigonometri/</link><description>Trigonometri - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 07:02:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/trigonometri/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Tiga Perbandingan yang Sama di Semua Segitiga: Trigonometri Siku-siku dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-perbandingan-trigonometri-segitiga-siku-siku/</link><pubDate>Thu, 29 Oct 2026 07:02:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-perbandingan-trigonometri-segitiga-siku-siku/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-perbandingan-trigonometri-segitiga-siku-siku/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Trigonometri adalah salah satu materi yang paling sering saya dengar dikeluhkan oleh rekan guru. Bukan karena sulit diterangkan — definisinya cuma dua kalimat — tapi karena hasilnya. Kita terangkan dengan baik, siswa mengangguk dengan baik, lalu di ulangan setengah kelas menukar posisi depan dan samping seolah keduanya kembar yang boleh saling menggantikan. Tahun-tahun awal mengajar, tanggapan saya terhadap kegagalan itu adalah latihan lebih banyak. Puluhan soal, sembilan puluhan soal. Yang terjadi hanya satu: siswa makin cepat salah dengan cara yang sama.</p>]]></description></item></channel></rss>