<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Latihan - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/soal-latihan/</link><description>Soal Latihan - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2026 04:01:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/soal-latihan/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Satu Dadu, Dua Koin, dan Setumpuk Kartu: Latihan Soal Peluang untuk Kelas VIII</title><link>https://site.pakgun.web.id/latihan-soal-peluang-dadu-koin-kartu-kelas-viii/</link><pubDate>Fri, 06 Nov 2026 04:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/latihan-soal-peluang-dadu-koin-kartu-kelas-viii/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/latihan-soal-peluang-dadu-koin-kartu-kelas-viii/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Peluang adalah bab yang paling sering membuat murid saya merasa sedang menebak-nebak. Mereka hafal rumusnya: peluang sama dengan banyak kejadian yang dicari dibagi banyak semua hasil yang mungkin. Tetapi begitu soalnya berubah bentuk — dari dadu ke koin, dari koin ke kartu — hafalan itu tidak lagi membantu. Yang hilang bukan rumusnya, melainkan kebiasaan mendaftar dulu semua hasil yang mungkin sebelum menghitung apa pun.</p>
<p>Empat soal di bawah ini saya susun dari benda yang bisa dipegang: sebuah dadu, dua koin, setumpuk kartu remi, dan segenggam kelereng. Semuanya saya kerjakan dengan cara yang sama, supaya murid melihat polanya: daftar dulu, hitung kemudian. Setelah itu ada dua latihan mandiri di akhir, dengan kunci jawabannya.</p>]]></description></item></channel></rss>