<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rotasi - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/rotasi/</link><description>Rotasi - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 14:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/rotasi/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Berputar di Tempat: Menggambar Rotasi terhadap Titik Pusat dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-rotasi-titik-pusat/</link><pubDate>Wed, 28 Oct 2026 14:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-rotasi-titik-pusat/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-rotasi-titik-pusat/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Di antara semua materi transformasi, rotasi adalah yang paling sering saya gambarkan bohong. Pergeseran mudah — panahnya kelihatan, jaraknya bisa diperiksa. Pencerminan juga masih bisa diselamatkan dengan penggaris. Tapi rotasi? Setiap kali saya menggambarnya dengan tangan di papan tulis, ada saja yang tidak beres: jari-jari dari pusat ke titik asalnya tidak sama panjang dengan jari-jari ke titik bayangannya, sudut putarnya entah berapa derajat karena memang tidak pernah saya ukur, dan titik bayangan saya taruh di tempat yang &ldquo;rasanya&rdquo; benar. Rasanya. Kata itu seharusnya tidak boleh ada di pelajaran matematika, tapi di gambar rotasi buatan tangan saya, dia punya tempat duduk yang tetap.</p>]]></description></item></channel></rss>