<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyektor - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/proyektor/</link><description>Proyektor - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 12:01:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/proyektor/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Ada Jam Ketika Saya Sengaja Mematikan Proyektor: Teknologi yang Bagus Pun Punya Giliran Diam</title><link>https://site.pakgun.web.id/teknologi-punya-giliran-diam/</link><pubDate>Thu, 29 Oct 2026 12:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/teknologi-punya-giliran-diam/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/teknologi-punya-giliran-diam/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Pagi itu proyektor sudah menyala sebelum bel berbunyi. Slide saya rapi, gambarnya jelas, langkah-langkahnya lengkap. Saya merasa sudah menyiapkan pelajaran yang baik. Lalu saya memperhatikan murid-murid saya: mereka menatap layar, menyalin apa yang tertulis, dan hampir tidak ada yang bertanya. Pelajaran berjalan mulus, tetapi terlalu mulus. Di akhir jam, saya menghapus slide dan meminta satu murid mengulang kembali apa yang baru saja kami pelajari. Ia menatap papan tulis yang kosong, lalu menatap saya, dan tidak bisa memulai.</p>
<p>Sejak hari itu saya mengubah satu kebiasaan. Saya tidak mengurangi teknologi di kelas, tetapi saya memberinya giliran diam. Ada jam-jam tertentu ketika proyektor saya matikan dengan sengaja, bukan karena rusak dan bukan karena listrik padam. Alasannya sederhana: ada pekerjaan berpikir yang hanya terjadi ketika layar tidak sedang menjawab duluan.</p>]]></description></item></channel></rss>