<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pola Bilangan - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/pola-bilangan/</link><description>Pola Bilangan - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2026 16:10:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/pola-bilangan/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Belajar Pola Bilangan Lewat Soal: Bahan Ajar dan Latihan untuk Kelas VIII</title><link>https://site.pakgun.web.id/pola-bilangan-lewat-soal/</link><pubDate>Fri, 23 Oct 2026 04:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/pola-bilangan-lewat-soal/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/pola-bilangan-lewat-soal/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Di kelas VIII saya, ada momen yang selalu saya tunggu: ketika anak-anak mulai menebak pola angka di papan. &ldquo;5, 9, 13, 17&hellip; selanjutnya 21, Pak!&rdquo; Betul. Tetapi ketika saya tanya, &ldquo;kenapa 21?&rdquo; — jawabannya sering hanya, &ldquo;kan kelihatan, Pak.&rdquo; Nah, di situlah masalahnya. Menebak itu mudah, tetapi matematika menuntut alasan: pola apa yang dipakai, dan apakah alasan itu juga berlaku untuk suku ke-100?</p>]]></description></item><item><title>Lipatan yang Menggandakan Diri: Menggambar Barisan Geometri dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-barisan-geometri-keping/</link><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 16:10:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-barisan-geometri-keping/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-barisan-geometri-keping/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Bab barisan dan deret di kelas sembilan selalu punya momen yang sama setiap tahun: siswa dengan cepat hafal cara kerja barisan aritmetika — &ldquo;tambah terus, bedanya sama&rdquo; — lalu begitu berganti ke barisan geometri, ada jeda panjang sebelum kelas mengerti. Bukan karena konsepnya lebih sulit, tapi karena perubahan dari &ldquo;ditambah&rdquo; ke &ldquo;dikali&rdquo; itu terasa abstrak kalau hanya ditulis di papan. Dua, empat, delapan, enam belas — ya, lalu? Angka itu tidak bicara. Belum ada gambar yang membuatnya bicara.</p>]]></description></item><item><title>Pola Bilangan Segitiga: Titik-Titik yang Tumbuh Beraturan</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-pola-bilangan-segitiga/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 21:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-pola-bilangan-segitiga/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-pola-bilangan-segitiga/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Bab pola bilangan biasanya saya mulai dengan pertanyaan yang kelihatannya sepele: &ldquo;berapa titik kalau susunannya dilanjutkan sampai baris kesepuluh?&rdquo; Tapi percaya atau tidak, pertanyaan itulah yang dulu bikin saya geleng-geleng sendiri. Bukan karena siswa tidak bisa menjawab — tapi karena saya menyadari bahwa cara saya menggambarnya di papan tulis selama ini berantakan.</p>]]></description></item></channel></rss>