<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peta - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/peta/</link><description>Peta - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 13:05:41 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/peta/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Jarak yang Diperkecil dengan Jujur: Menggambar Skala Peta dan Denah dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-skala-peta-denah/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 13:05:41 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-skala-peta-denah/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-skala-peta-denah/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Kemarin sore, sebelum bel pulang, ada siswa saya yang bertanya pelan-pelan, &ldquo;Pak, kalau skala peta bilang 1 banding 50.000, yang satu itu jaraknya mana? Yang di peta atau yang sungguhan?&rdquo;</p>
<p>Pertanyaan sederhana. Tapi saya perhatikan semua soal skala yang sudah kita kerjakan sepanjang pekan itu hanyalah barisan hitungan: diketahui jarak pada peta 5 cm, skala 1 : 50.000, jarak sebenarnya berapa? Siswa hafal polanya, kalikan lalu tulis kilometer. Ujung-ujungnya mereka mendapat angka, bukan pemahaman. Yang sebenarnya ditanyakan siswa saya sore itu adalah makna dari tanda titik dua yang muncul di tengah angka-angka itu.</p>
<p>Malamnya saya duduk di depan layar, membuka jurnal digital saya, dan memutuskan bahwa pekan depan skala akan diajarkan lewat gambar yang bisa mereka ukur sendiri. Dan seperti biasa belakangan ini, saya mengandalkan TikZ untuk menggambar itu.</p>]]></description></item></channel></rss>