<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbandingan Senilai - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/perbandingan-senilai/</link><description>Perbandingan Senilai - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2026 04:01:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/perbandingan-senilai/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Satu Garis Lurus dari Nol: Menggambar Grafik Perbandingan Senilai dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-grafik-perbandingan-senilai/</link><pubDate>Mon, 02 Nov 2026 04:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-grafik-perbandingan-senilai/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-grafik-perbandingan-senilai/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Pekan lalu, di kelas VII, saya menulis tabel sederhana di papan tulis: satu buku tulis harganya Rp3.000, dua buku Rp6.000, tiga buku Rp9.000, empat buku Rp12.000. Semua siswa mengangguk. Polanya jelas: jumlah buku dilipatgandakan, harga ikut terlipatgandakan. Lalu saya meminta mereka menggambar grafiknya, dan anggukan itu berubah menjadi gambar yang berantakan. Ada titik yang tidak segaris, ada sumbu tanpa skala sehingga jarak Rp3.000 dan Rp6.000 tampak sama, dan ada garis yang dimulai dari titik pertama, bukan dari titik asal. Tabelnya benar, tetapi grafiknya tidak bercerita apa-apa.</p>
<p>Masalahnya bukan pada pemahaman perbandingannya, melainkan pada gambarnya yang tidak dijaga. Grafik perbandingan senilai punya satu ciri yang harus terlihat oleh mata, bukan sekadar dihafal: semua titiknya jatuh pada satu garis lurus yang melewati titik asal. Kalau ciri itu tidak tampak, grafiknya gagal menjalankan tugasnya, yaitu meyakinkan siswa bahwa hubungan itu memang senilai. Pekan ini saya menggambar ulang grafik itu dengan TikZ, dan TikZ memaksa saya melakukan hal yang sering saya lewatkan di papan tulis: menuliskan skalanya dengan eksplisit.</p>]]></description></item></channel></rss>