<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembelajaran Aktif - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/pembelajaran-aktif/</link><description>Pembelajaran Aktif - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2026 08:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/pembelajaran-aktif/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Papan Tulis Kecil yang Mengubah Suasana Diskusi Kelompok</title><link>https://site.pakgun.web.id/papan-tulis-mini-diskusi-kelompok/</link><pubDate>Fri, 23 Oct 2026 08:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/papan-tulis-mini-diskusi-kelompok/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/papan-tulis-mini-diskusi-kelompok/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Kelas tujuh sedang mengerjakan soal pecahan campuran. Lima kelompok, masing-masing empat anak, dan seperti biasa polanya terulang: satu anak menulis di buku, satu anak mengatur, dua sisanya menunggu waktu berlalu. Saya berkeliling dan menanyai anak-anak yang diam. Jawabannya beragam, tapi semuanya bermuara ke satu hal — mereka merasa pekerjaan itu bukan milik mereka.</p>
<p>Malam itu saya teringat sesuatu yang sudah lama tidak saya pakai: papan tulis mini. Papan putih kecil ukuran A3, satu buah per kelompok, plus spidol dan tisu lap. Awalnya saya beli dua lembar itu sekadar iseng di toko alat tulis. Ternyata ia menjadi alat yang paling sering saya angkat dari lemari di semester itu.</p>]]></description></item></channel></rss>