<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motivasi Belajar - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/motivasi-belajar/</link><description>Motivasi Belajar - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/motivasi-belajar/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Secarik Kertas di Laci Meja Saya</title><link>https://site.pakgun.web.id/secarik-kertas-di-laci-meja-saya/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 16:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/secarik-kertas-di-laci-meja-saya/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/secarik-kertas-di-laci-meja-saya/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Akhir pekan kemarin saya membereskan meja di ruang guru. Bukan karena ada inspeksi atau tamu yang mau datang, hanya karena laci meja itu sudah lama sulit ditutup: ada tumpukan kertas ulangan lama, spidol yang tintanya mulai kering, dan beberapa amplop yang bahkan saya lupa isinya. Saya menarik lacinya, mengeluarkan semua isinya, dan mulai memilah mana yang masih perlu disimpan dan mana yang sudah boleh dibuang.</p>
<p>Di antara tumpukan itu ada selembar kertas kecil yang dilipat empat, warnanya sudah agak menguning di ujungnya. Kertas buku tulis biasa, robekannya tidak rapi. Saya hampir saja memasukkannya ke tumpukan buang, karena dari luar tidak ada nama dan tidak ada judulnya. Untung saya membukanya dulu.</p>]]></description></item><item><title>Anak yang Datang Paling Pagi Mengajari Saya Arti Konsisten</title><link>https://site.pakgun.web.id/anak-yang-datang-paling-pagi/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 12:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/anak-yang-datang-paling-pagi/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/anak-yang-datang-paling-pagi/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Gerbang sekolah kami dibuka pukul 06.15. Saya biasanya tiba sekitar setengah tujuh, membawa tas berisi buku dan segelas kopi yang sudah setengah dingin. Dan hampir setiap pagi, ada satu pemandangan yang tidak pernah berubah: di kelas VIII, kursi baris kedua dekat jendela sudah terisi. Seorang anak laki-laki duduk di sana, buku terbuka, menulis sesuatu dengan tenang, sebelum bel pertama berbunyi.</p>
<p>Bukan anak yang paling menonjol di kelas. Kalau saya memberi soal cepat-cepatan, namanya jarang disebut pertama. Kalau ada presentasi kelompok, ia bukan yang maju ke depan. Tetapi soal kehadiran, ia tidak pernah kalah: selalu datang paling pagi, selalu mengumpulkan tugas tepat waktu, dan selalu — selalu — mengulang catatan pelajaran kemarin di buku kecilnya sebelum kelas dimulai.</p>]]></description></item></channel></rss>