<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modul Ajar - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/modul-ajar/</link><description>Modul Ajar - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2026 05:37:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/modul-ajar/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Bundel Modul Ajar yang Tidak Berubah Menjadi Sampah: Satu Fungsi, Satu Tanggung Jawab</title><link>https://site.pakgun.web.id/modul-ajar-single-responsibility/</link><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 05:37:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/modul-ajar-single-responsibility/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/modul-ajar-single-responsibility/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Semester ini saya memutuskan menata ulang semua modul ajar matematika kelas VII dan VIII. Bukan hanya karena berkas-berkasnya menumpuk, tapi karena saya hampir membuat kesalahan yang cukup memalukan: hampir mengirimkan soal ulangan harian ke grup wali murid, padahal yang saya maksud kisi-kisi untuk rekan sejawat. Keduanya kebetulan saya simpan di folder yang sama, dengan nama yang hampir mirip, dibuat di malam yang sama. Untung saya lihat dua kali.</p>
<p>Peristiwa hampir-kejadian itu yang akhirnya memaksa saya menata ulang semuanya. Dan anehnya, proses menata berkas LaTeX untuk modul ajar itu mengingatkan saya pada pelajaran yang justru biasa saya ajarkan dalam konteks lain: kalau satu benda dipaksa menanggung terlalu banyak tugas, ia akan mengerjakan semuanya dengan buruk.</p>]]></description></item><item><title>Modul Ajar Hasil AI yang Tidak Langsung Saya Pakai: Guru sebagai Penyunting</title><link>https://site.pakgun.web.id/modul-ajar-hasil-ai-guru-penyunting/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 18:20:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/modul-ajar-hasil-ai-guru-penyunting/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/modul-ajar-hasil-ai-guru-penyunting/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Sabtu sore pekan lalu, saya duduk di depan layar dengan satu tugas yang setiap guru kenal baik: menyiapkan modul ajar untuk pekan berikutnya. Kurikulum sudah berubah beberapa kali sejak saya mulai mengajar, tetapi satu hal tidak pernah berubah — pekerjaan administratif perencanaan selalu lebih memakan waktu daripada memikirkan bagaimana anak-anak akan belajarnya nanti.</p>
<p>Kali ini saya mencoba jalur yang berbeda. Saya buka aplikasi AI, ketik permintaan yang cukup rinci: modul ajar untuk materi aritmetika sosial kelas VII, satu pertemuan, dengan konteks pasar dan warung — sesuatu yang dekat dengan kehidupan anak-anak di sekitar sekolah kami. Dalam waktu kurang dari satu menit, draf lengkap muncul di layar. Capaian pembelajaran, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, lembar kerja, rubrik penilaian. Semuanya ada.</p>]]></description></item></channel></rss>