<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Layang-Layang - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/layang-layang/</link><description>Layang-Layang - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2026 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/layang-layang/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Dua Diagonal yang Berpotongan Tegak Lurus: Menggambar Belah Ketupat dan Layang-Layang dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-belah-ketupat-layang-layang/</link><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 09:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-belah-ketupat-layang-layang/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-belah-ketupat-layang-layang/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Minggu lalu saya memberi soal hitung luas belah ketupat. Soalnya sederhana: diagonal-diagonalnya 10 cm dan 8 cm, berapa luasnya? Di lembar itu saya sertakan gambar belah ketupat yang saya buat cepat di pengolah kata — dan di gambar itulah masalah muncul. Seorang siswa, saya sebut Nadia, datang ke meja saya sambil membawa lembar soalnya.</p>
<p>&ldquo;Pak, ini kok kelihatannya layang-layang?&rdquo; Saya menengok gambarnya. Benar pula. Belah ketupat yang saya buat itu punya sisi yang panjangnya tidak sama — dua sisi atas terlihat lebih pendek daripada dua sisi bawah. Yang saya maksud belah ketupat justru tampak seperti layang-layang. Nadia lalu menambahkan pertanyaan yang lebih menyakitkan: &ldquo;Kalau bentuknya salah, diagonalnya masih lurus nggak, Pak?&rdquo;</p>]]></description></item></channel></rss>