<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korelasi - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/korelasi/</link><description>Korelasi - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 00:55:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/korelasi/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Dua Garis yang Berjalan Bersama: Menggambar Diagram Pencar dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-diagram-pencar-sebaran-dua-variabel/</link><pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:55:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-diagram-pencar-sebaran-dua-variabel/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-diagram-pencar-sebaran-dua-variabel/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Ada satu pertanyaan yang setiap tahun muncul di kelas, biasanya dari anak yang duduk di barisan belakang, ketika saya baru selesai menggambar diagram batang nilai ulangan: &ldquo;Pak Gun, kalau nilainya naik karena sering belajar, kok tidak digambar sekalian?&rdquo; Saya dulu menjawabnya sambil beralasan — diagram batang kita memang hanya untuk satu kolom data. Tapi pertanyaan itu mengganjal. Anak itu, tanpa menyadarinya, sedang bertanya tentang sesuatu yang lebih dalam daripada frekuensi: ia bertanya tentang <em>hubungan</em>. Dan hubungan dua hal memang punya gambar tersendiri — diagram pencar, atau yang di beberapa buku disebut diagram dosir.</p>
<p>Tahun ini saya memutuskan tidak lagi mengelak. Kami mencobanya dengan data yang paling dekat dengan hidup mereka: jam belajar per minggu dan nilai ulangan harian.</p>]]></description></item></channel></rss>