<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenangan Mengajar - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/kenangan-mengajar/</link><description>Kenangan Mengajar - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/kenangan-mengajar/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Secarik Kertas di Laci Meja Saya</title><link>https://site.pakgun.web.id/secarik-kertas-di-laci-meja-saya/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 16:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/secarik-kertas-di-laci-meja-saya/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/secarik-kertas-di-laci-meja-saya/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Akhir pekan kemarin saya membereskan meja di ruang guru. Bukan karena ada inspeksi atau tamu yang mau datang, hanya karena laci meja itu sudah lama sulit ditutup: ada tumpukan kertas ulangan lama, spidol yang tintanya mulai kering, dan beberapa amplop yang bahkan saya lupa isinya. Saya menarik lacinya, mengeluarkan semua isinya, dan mulai memilah mana yang masih perlu disimpan dan mana yang sudah boleh dibuang.</p>
<p>Di antara tumpukan itu ada selembar kertas kecil yang dilipat empat, warnanya sudah agak menguning di ujungnya. Kertas buku tulis biasa, robekannya tidak rapi. Saya hampir saja memasukkannya ke tumpukan buang, karena dari luar tidak ada nama dan tidak ada judulnya. Untung saya membukanya dulu.</p>]]></description></item></channel></rss>