<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejujuran - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/kejujuran/</link><description>Kejujuran - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 09:29:44 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/kejujuran/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Pertanyaan yang Tidak Saya Jawab Hari Itu</title><link>https://site.pakgun.web.id/pertanyaan-yang-tidak-saya-jawab/</link><pubDate>Thu, 29 Oct 2026 09:29:44 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/pertanyaan-yang-tidak-saya-jawab/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/pertanyaan-yang-tidak-saya-jawab/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Pertanyaannya datang di menit-menit terakhir pelajaran, dari siswa yang biasanya diam: &ldquo;Pak, kalau pembilangnya nol, kok hasilnya nol? Bukannya nggak boleh dibagi nol?&rdquo;</p>
<p>Kelihatannya sepele. Tapi dia bertanya tentang sesuatu yang tidak saya siapkan jawabannya — bukan sekadar &ldquo;pembagian dengan nol tidak terdefinisi&rdquo; yang bisa saya lafal, melainkan <em>mengapa</em> $\frac{0}{5}$ boleh tapi $\frac{5}{0}$ tidak. Dan di detik itu saya sadar: kalau saya menjawab asal-asalan, saya akan mengajari dia bahwa pertanyaan bagus boleh dijawab setengah hati.</p>]]></description></item></channel></rss>