<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalkulator - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/kalkulator/</link><description>Kalkulator - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2026 22:40:00 +0800</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/kalkulator/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Kalkulator di Saku Siswa: Musuh atau Alat yang Belum Kami Ajari Pakai?</title><link>https://site.pakgun.web.id/kalkulator-di-saku-siswa/</link><pubDate>Sat, 24 Oct 2026 22:40:00 +0800</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/kalkulator-di-saku-siswa/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/kalkulator-di-saku-siswa/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Semester lalu, saat kelas VIII sedang mengerjakan latihan bangun ruang, saya menangkap seorang siswa mengeluarkan HP dari saku celana dengan gerakan yang jelas terlatih — agak merunduk, satu tangan menutupi layar. Saya pikir dia sedang mengobrol atau membuka media sosial. Ternyata bukan. Dia membuka aplikasi kalkulator, menghitung $3{,}14 \times 7 \times 7 \times 12$ dengan serius, lalu menutup HP lagi dan melanjutkan menulis di buku.</p>
<p>Anehnya, saya tidak marah sebesar yang saya bayangkan. Yang saya rasakan malah agak sedih sekaligus tersindir. Selama ini kelas saya memang melarang kalkulator. Kalau ada yang hitungannya meleset, teguran pertama biasanya cukup. Tapi malam itu di rumah saya bertanya-tanya: siswa itu sebenarnya sedang berbuat apa? Dia sedang <em>memilih alat</em>. Dia memutuskan bahwa perhitungan panjang itu tidak layak menghabiskan tenaganya, dan dia butuh jawaban yang benar agar kesimpulan soal luas permukaan tabungnya tidak salah karena faktor selain pemahaman. Secara matematika, keputusan itu sebenarnya cukup matang. Sayangnya dia melakukannya secara diam-diam, karena di kelas saya alat itu ilegal.</p>]]></description></item></channel></rss>