<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Histogram - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/histogram/</link><description>Histogram - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 07:55:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/histogram/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Histogram yang Menyatu: Menggambar Poligon Frekuensi dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-poligon-frekuensi/</link><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 07:55:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-poligon-frekuensi/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-poligon-frekuensi/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Minggu lalu saya mengajar statistika di kelas VIII. Materi yang biasanya saya anggap ringan: menyusun tabel frekuensi, menggambar histogram. Tapi ketika saya menulis &ldquo;poligon frekuensi&rdquo; di papan, satu anak di baris depan mengangkat tangan.</p>
<p>&ldquo;Pak, ini segitiga apa?&rdquo; tanyanya sambil menunjuk garis-garis yang saya buat di atas gambar histogram yang sudah jadi.</p>
<p>Saya tertawa. Bukan menertawakan dia, tapi karena pertanyaannya jujur dan mewakili banyak teman sekelasnya yang hanya diam. Selama ini mereka melihat poligon frekuensi sebagai sesuatu yang <em>ditempel</em> di atas histogram, bukan sebagai sesuatu yang <em>tumbuh</em> dari histogram. Dan jujur saja, banyak buku pelajaran yang memperbesar kebingungan itu: halaman kiri menampilkan histogram, halaman kanan menampilkan poligon frekuensi yang berdiri sendiri, seolah keduanya dua topik yang tidak punya hubungan darah.</p>]]></description></item><item><title>Batang yang Menyatu: Menggambar Histogram dan Poligon Frekuensi dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/histogram-poligon-frekuensi-tikz/</link><pubDate>Sat, 24 Oct 2026 04:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/histogram-poligon-frekuensi-tikz/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/histogram-poligon-frekuensi-tikz/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Seri statistika ini saya mulai dari satu kekesalan: diagram yang bohong. Kemarin saya menulis tentang diagram batang dan diagram garis, lengkap dengan pengakuan memalukan saya tentang sumbu yang tidak mulai dari nol. Hari ini serinya berlanjut ke diagram yang paling sering bikin siswa salah paham: histogram. Bukan karena histogram sulit — melainkan karena ia terlihat persis seperti diagram batang, padahal bukan.</p>
<p>Data yang saya pakai tetap nyata: 32 nilai ulangan harian Matematika kelas 8C, yang kali ini saya kelompokkan karena nilainya menyebar dari 40 sampai 100. Inilah tabelnya:</p>

<div class="table-wrapper">
  <table>
    <thead>
        <tr>
            <th>Interval nilai</th>
            <th>Frekuensi</th>
        </tr>
    </thead>
    <tbody>
        <tr>
            <td>40–49</td>
            <td>2</td>
        </tr>
        <tr>
            <td>50–59</td>
            <td>4</td>
        </tr>
        <tr>
            <td>60–69</td>
            <td>7</td>
        </tr>
        <tr>
            <td>70–79</td>
            <td>9</td>
        </tr>
        <tr>
            <td>80–89</td>
            <td>7</td>
        </tr>
        <tr>
            <td>90–100</td>
            <td>3</td>
        </tr>
    </tbody>
  </table>
</div>]]></description></item></channel></rss>