<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garis Lurus - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/garis-lurus/</link><description>Garis Lurus - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 09:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/garis-lurus/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Kemiringan yang Bisa Dijelaskan: Menggambar Gradien Garis dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-gradien-garis-kemiringan/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 09:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-gradien-garis-kemiringan/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-gradien-garis-kemiringan/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Minggu lalu saya memberikan soal pemanasan sederhana di kelas VIII: dua titik, $(1, 3)$ dan $(2, 5)$, ditanyakan kemiringan garis yang melalui keduanya. Jawaban yang masuk hampir seragam — dua per satu, dua. Benar. Lalu saya lempar pertanyaan lanjutan: &ldquo;Garis itu naik atau turun?&rdquo; Beberapa tangan terangkat dengan yakin menjawab turun. Ketika saya tanya alasannya, jawabannya jujur dan menampar: &ldquo;Karena rumusnya ada minnya, Pak.&rdquo; Padahal rumusnya tidak ada tanda minus sama sekali. Mereka cuma ingat bahwa soal gradien biasanya &ldquo;berbau&rdquo; minus, jadi mereka menaruh minus di mana saja, seperti menebak cuaca dari warna langit sore.</p>]]></description></item></channel></rss>