<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Frekuensi Relatif - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/frekuensi-relatif/</link><description>Frekuensi Relatif - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 11:25:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/frekuensi-relatif/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Koin yang Setia: Frekuensi Relatif dan Peluang yang Muncul dari Data</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-frekuensi-relatif-peluang/</link><pubDate>Thu, 29 Oct 2026 11:25:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-frekuensi-relatif-peluang/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-frekuensi-relatif-peluang/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Beberapa tahun terakhir saya mengajarkan peluang dengan cara yang sama seperti buku paket: ruang sampel, rumus $\frac{n(A)}{n(S)}$, selesai. Hasilnya konsisten — siswa bisa menghitung peluang muncul angka pada koin adalah $\frac{1}{2}$, tapi jika saya tanya &ldquo;kalau koin dilempar sepuluh kali, pasti lima angka?&rdquo; mereka menjawab &ldquo;pasti&rdquo; dengan lantang. Rumusnya hafal, maknanya kosong.</p>
<p>Tahun ini saya mencoba jalan sebaliknya. Sebelum rumus mana pun ditulis, kelas VIII-A melempar koin. Satu koin, dilempar berkali-kali, dicatat setiap hasilnya. Kegaduhan yang terjadi di kelas itu sendiri sudah sepadan — tapi hadiah sesungguhnya datang saat kami menggambar datanya.</p>]]></description></item></channel></rss>