<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FPB Dan KPK - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/fpb-dan-kpk/</link><description>FPB Dan KPK - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2026 04:01:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/fpb-dan-kpk/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Membagi atau Bertemu? Mengajar FPB dan KPK dari Jadwal Piket Sekolah</title><link>https://site.pakgun.web.id/fpb-kpk-jadwal-piket-sekolah/</link><pubDate>Tue, 27 Oct 2026 04:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/fpb-kpk-jadwal-piket-sekolah/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/fpb-kpk-jadwal-piket-sekolah/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Ada satu pemandangan yang berulang setiap tahun di kelas VII saya. Saya menulis soal cerita tentang FPB dan KPK di papan tulis, lalu anak-anak menghitung pohon faktor dengan lancar — tetapi jawabannya tertukar. Soal yang seharusnya memakai KPK dijawab dengan FPB, dan sebaliknya. Setelah beberapa tahun memperhatikan pola ini, saya sampai pada kesimpulan yang agak menyakitkan: anak-anak saya bukan tidak bisa menghitung. Mereka tidak tahu soal itu sebenarnya sedang bertanya apa.</p>
<p>Sejak itu saya mengubah urutan mengajar. Saya tidak lagi membuka pelajaran dengan definisi dan pohon faktor. Saya membukanya dengan satu pertanyaan: apakah soal ini sedang membagi sesuatu, atau sedang mencari kapan dua hal bertemu?</p>]]></description></item></channel></rss>