<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diagram Garis - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/diagram-garis/</link><description>Diagram Garis - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2026 19:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/diagram-garis/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Diagram Garis yang Tidak Mengarang Frekuensinya: Menggambar Data Diskret dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-diagram-garis-frekuensi/</link><pubDate>Tue, 27 Oct 2026 19:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-diagram-garis-frekuensi/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-diagram-garis-frekuensi/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Minggu lalu saya memberi tugas kecil di kelas sembilan: catat nominal uang jajan kalian hari ini, kelompokkan, lalu sajikan dalam bentuk apa pun yang menurut kelompok kalian paling jujur. Salah satu kelompok memilih diagram garis. Ketika mereka memresentasikan, ada satu garis yang membuat saya tidak bisa diam: garis dari nominal dua ribu ke nominal lima ribu digambar lurus, dan di tengahnya — tepat di atas nominal tiga ribu setengah — mereka menaruh titik.</p>
<p>&ldquo;Pak, ini titiknya artinya apa?&rdquo;</p>
<p>Mereka saling pandang. Tidak ada yang bisa menjawab. Titik itu memang tidak artinya apa-apa, karena tidak ada satu pun anak di kelas itu yang jajan tiga ribu lima ratus rupiah. Titik itu lahir dari kebiasaan menggambar, bukan dari data.</p>]]></description></item><item><title>Dari Satu Tabel ke Dua Diagram: Menggambar Diagram Batang dan Garis dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-diagram-batang-garis-statistika/</link><pubDate>Sat, 24 Oct 2026 00:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-diagram-batang-garis-statistika/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-diagram-batang-garis-statistika/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Kemarin saya menulis tentang diagram lingkaran yang bisa berbohong kalau sektornya digambar asal-asalan — dan tentang kebiasaan baru saya: menghitung sudutnya dulu dengan TikZ sebelum menggambarnya. Artikel itu saya anggap sebagai pembuka seri. Hari ini saya melanjutkannya ke dua diagram yang paling sering muncul di buku siswa SMP: diagram batang dan diagram garis.</p>
<p>Data yang saya pakai nyata, hasil survei kecil di kelas 8C pekan lalu. Saya hanya bertanya satu pertanyaan: &ldquo;Kalian berangkat ke sekolah naik apa?&rdquo; Hasilnya: jalan kaki 8 anak, sepeda 6 anak, diantar orang tua 14 anak, dan angkutan umum 4 anak. Total 32 anak — pas satu kelas, tidak perlu dibulatkan, tidak perlu dikarang.</p>]]></description></item></channel></rss>