<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CBT - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/cbt/</link><description>CBT - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 20:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/cbt/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>ANBK Datang, Jantung Saya Berdebar: Simulasi CBT Sederhana Sebelum Hari H</title><link>https://site.pakgun.web.id/anbk-simulasi-cbt-sederhana/</link><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 20:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/anbk-simulasi-cbt-sederhana/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/anbk-simulasi-cbt-sederhana/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Beberapa pekan lalu saya menerima pengumuman yang membuat jadwal mengajar saya sedikit kacau: kelas delapan akan mengikuti ANBK. Asesmen Nasional Berbasis Komputer. Saya membaca surat itu dua kali, bukan karena bahasanya sulit, tapi karena saya langsung membayangkan wajah siswa-siswa saya ketika mereka nanti duduk di depan layar.</p>
<p>Bukan soal materi yang membuat saya cemas. Sebagian besar konten ANBK menguji literasi dan numerasi — hal-hal yang selama ini sudah kita asah di kelas. Yang membuat saya cemas adalah hal yang lebih sederhana dan sering diremehkan: <strong>apakah mereka bisa mengoperasikan ujiannya sendiri?</strong></p>]]></description></item><item><title>Angka Salah yang Bisa Bercerita: Membaca Pola Kesalahan Siswa dari Hasil CBT</title><link>https://site.pakgun.web.id/ai-pola-kesalahan-cbt/</link><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 09:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/ai-pola-kesalahan-cbt/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/ai-pola-kesalahan-cbt/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Koreksi ulangan harian bab bilangan berpangkat kemarin menghasilkan sesuatu yang tidak biasa. Dari tiga puluh dua lembar jawaban, dua puluh satu siswa salah di soal yang sama — soal nomor tujuh, tentang $(-2)^4$ berbanding $-2^4$. Saya berdiri di depan tumpukan kertas dan menyadari sesuatu yang sebenarnya sudah terjadi setiap kali koreksi, tapi jarang saya gali lebih dalam: kesalahan itu tidak tersebar acak. Mereka menggerombol. Ada kelompok yang salah di tanda, ada kelompok yang salah di urutan operasi, dan sisanya salah karena tergesa membaca soal.</p>
<p>Dulu, temuan seperti ini biasanya berhenti jadi keluhan di kepala saya sendiri. &ldquo;Cih, tanda masih ketukar-ketukar juga.&rdquo; Lalu pekan berikutnya saya mengajar ulang seluruh bab dari awal, padahal yang perlu diperbaiki cuma satu titik kebingungan. Mubazir — untuk saya, yang waktu terbatas, dan untuk siswa yang sudah paham sebagian besar materi tapi dipaksa mengulang semuanya.</p>
<p>Malam itu saya membuka GezyCBT dan berpikir: data jawaban salah ini sebenarnya sudah saya simpan berbulan-bulan. Tinggal saya tidak pernah membacanya sebagai satu kesatuan.</p>]]></description></item><item><title>Malam Koreksi yang Panjang: Kenapa Saya Akhirnya Bangun GezyCBT</title><link>https://site.pakgun.web.id/gezycbt-dari-koreksi-manual-ke-cbt/</link><pubDate>Thu, 22 Oct 2026 23:10:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/gezycbt-dari-koreksi-manual-ke-cbt/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/gezycbt-dari-koreksi-manual-ke-cbt/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Jam sembilan malam, meja makan di rumah sudah lama tidak berfungsi sebagai meja makan. Di atasnya ada dua tumpukan lembar jawaban ulangan tengah semester, pulpen merah, dan secangkir teh yang entah sudah dingin sejak kapan. Dua kelas, enam puluh empat siswa, sepuluh soal — delapan pilihan ganda dan dua uraian. Saya mulai koreksi sambil setengah menonton istrinya menyiapkan bekal besok, dan begitu sadar jam dinding sudah menunjukkan setengah dua belas.</p>]]></description></item></channel></rss>