<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berpenyiku - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/berpenyiku/</link><description>Berpenyiku - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 14:35:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/berpenyiku/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Dua Sudut yang Berpelurus di Satu Garis: Menggambar Sudut Berpelurus dan Berpenyiku dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-sudut-berpelurus-berpenyiku/</link><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 14:35:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-sudut-berpelurus-berpenyiku/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-sudut-berpelurus-berpenyiku/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Kemarin di kelas VII saya memberikan soal yang kelihatannya sepele: satu garis lurus, satu sinar keluar dari titik di garis itu, dan sudut kecilnya $55^\circ$. Pertanyaannya cuma satu — berapakah sudut satunya? Soal seperti ini saya biasa gunakan sebagai pemanasan lima menit sebelum masuk materi baru.</p>
<p>Jawaban yang muncul di papan tulis para siswa terbagi dua kubu. Kubu pertama menulis $125^\circ$, kubu kedua menulis $35^\circ$. Dua-duanya percaya diri. Ketika saya tanya alasannya, kubu pertama bilang &ldquo;karena jumlahnya 180, Pak&rdquo;, dan kubu kedua bilang &ldquo;karena jumlahnya 90&rdquo;. Dua kelompok itu sama-sama tahu bahwa ada &ldquo;jumlah yang tetap&rdquo; — yang mereka tidak sepakat hanyalah angkanya 180 atau 90.</p>
<p>Di titik itulah saya sadar: masalahnya bukan mereka tidak hafal. Mereka hafal dua istilah itu, <em>berpelurus</em> dan <em>berpenyiku</em>, tapi keduanya tersimpan di kepala sebagai satu kantong yang sama, &ldquo;sudut yang dijumlah jadi tertentu&rdquo;. Yang belum melekat adalah gambarannya.</p>]]></description></item><item><title>Berpenyiku dan Berpelurus: Menggambar Dua Pasang Sudut yang Sering Tertukar dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-sudut-berpenyiku-berpelurus/</link><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 20:01:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-sudut-berpenyiku-berpelurus/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-sudut-berpenyiku-berpelurus/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Pekan lalu, di kelas VII, saya menulis dua soal di papan tulis. Soal pertama: sebuah sudut besarnya $35^{\circ}$, tentukan penyikunya. Soal kedua: sebuah sudut besarnya $125^{\circ}$, tentukan pelurusnya. Jawaban yang masuk bermacam-macam, dan yang paling menarik bukanlah jawaban yang salah hitung, melainkan jawaban yang tertukar pasangannya: penyiku dijawab $55^{\circ}$ — itu benar — tetapi pelurus dijawab $65^{\circ}$, seolah-olah kedua soal itu memakai patokan yang sama. Ada juga yang menjawab penyiku $145^{\circ}$, karena ia memakai patokan garis lurus untuk soal yang seharusnya memakai patokan siku-siku.</p>
<p>Di sinilah saya merasa gambar di papan tulis ikut bersalah. Ketika saya menggambar kedua pasangan itu dengan kapur, keduanya tampak seperti dua sudut yang berdampingan, tanpa penanda yang membedakan mana yang jumlahnya $90^{\circ}$ dan mana yang $180^{\circ}$. Siswa menghafal definisinya, tetapi matanya tidak pernah melihat perbedaannya. Maka malam harinya saya menggambar ulang keduanya dengan TikZ, dengan satu aturan: patokannya harus terlihat di dalam gambar. Tulisan ini adalah catatan cara membuatnya.</p>]]></description></item></channel></rss>