<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ANBK - Label - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/tags/anbk/</link><description>ANBK - Label - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 20:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/tags/anbk/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>ANBK Datang, Jantung Saya Berdebar: Simulasi CBT Sederhana Sebelum Hari H</title><link>https://site.pakgun.web.id/anbk-simulasi-cbt-sederhana/</link><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 20:00:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/anbk-simulasi-cbt-sederhana/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/anbk-simulasi-cbt-sederhana/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Beberapa pekan lalu saya menerima pengumuman yang membuat jadwal mengajar saya sedikit kacau: kelas delapan akan mengikuti ANBK. Asesmen Nasional Berbasis Komputer. Saya membaca surat itu dua kali, bukan karena bahasanya sulit, tapi karena saya langsung membayangkan wajah siswa-siswa saya ketika mereka nanti duduk di depan layar.</p>
<p>Bukan soal materi yang membuat saya cemas. Sebagian besar konten ANBK menguji literasi dan numerasi — hal-hal yang selama ini sudah kita asah di kelas. Yang membuat saya cemas adalah hal yang lebih sederhana dan sering diremehkan: <strong>apakah mereka bisa mengoperasikan ujiannya sendiri?</strong></p>]]></description></item></channel></rss>