<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikZ-Statistika - Kategori - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/categories/tikz-statistika/</link><description>TikZ-Statistika - Kategori - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 16:12:57 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/categories/tikz-statistika/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Histogram yang Jujur pada Interval Kelas: Menggambar Data Berkelompok dengan TikZ</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-histogram-data-berkelompok/</link><pubDate>Thu, 29 Oct 2026 16:12:57 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-histogram-data-berkelompok/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-histogram-data-berkelompok/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Ada satu momen setiap tahun ajaran yang sudah saya bisa hafal jalannya. Ketika kelas delapan masuk ke materi statistika — khususnya data berkelompok — dan saya minta mereka menggambar histogram dari tabel frekuensi, hampir selalu muncul gambar yang sama: lima batang berdiri dengan jarak renggang di antara mereka, persis seperti diagram batang biasa, hanya saja labelnya bukan kategori melainkan interval. Sisanya hanya soal estetika: diwarnai, diberi judul, dikumpulkan.</p>
<p>Dulu saya coret. &ldquo;Ini histogram, bukan diagram batang,&rdquo; kata saya, lalu memberi contoh dari buku. Anak-anak mengubah gambar mereka, batangnya dirapatkan, dan selesai. Tahun berikutnya, miskonsepsi yang sama kembali. Batang-batang itu tetap renggang, seperti lantunan lagu yang tidak pernah benar-benar saya jelaskan kenapa harus berirama begitu.</p>]]></description></item></channel></rss>