<rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikZ-Pola-Bilangan - Kategori - Gunanto</title><link>https://site.pakgun.web.id/categories/tikz-pola-bilangan/</link><description>TikZ-Pola-Bilangan - Kategori - Gunanto</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id</language><copyright>Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.</copyright><lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 21:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://site.pakgun.web.id/categories/tikz-pola-bilangan/" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Pola Bilangan Segitiga: Titik-Titik yang Tumbuh Beraturan</title><link>https://site.pakgun.web.id/tikz-pola-bilangan-segitiga/</link><pubDate>Sun, 25 Oct 2026 21:30:00 +0700</pubDate><author><name>Gunanto</name></author><guid>https://site.pakgun.web.id/tikz-pola-bilangan-segitiga/</guid><description><![CDATA[<div class="featured-image">
                <img src="/tikz-pola-bilangan-segitiga/featured-image.png" referrerpolicy="no-referrer">
            </div><p>Bab pola bilangan biasanya saya mulai dengan pertanyaan yang kelihatannya sepele: &ldquo;berapa titik kalau susunannya dilanjutkan sampai baris kesepuluh?&rdquo; Tapi percaya atau tidak, pertanyaan itulah yang dulu bikin saya geleng-geleng sendiri. Bukan karena siswa tidak bisa menjawab — tapi karena saya menyadari bahwa cara saya menggambarnya di papan tulis selama ini berantakan.</p>]]></description></item></channel></rss>